Tugas Matematika Farmasi RPS 10

Hai sobat farmasi! Hari ini kita akan bahan tentang larutan isotonik lohhhh.

Apasih itu larutan isotonik??? 

Larutan isotonik adalah larutan yang tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis dalam cairan tubuh. Untuk membuat sediaan larutan isotonik dapat menggunakan cara kesetaraan NaCl. Nilai E dari larutan NaCl ialah 0,9% b/v. 

Penasaran bagaimana kelanjutannya? Yuk simak videonya!!! 

 https://youtu.be/3PuYI50z3oE

Temukan saya di menit 02.06 !!!

Nama kelompok :

Tesa (016) ; Viola (042) ; Risa (056)


Komentar

  1. Salah satu sediaan farmasi yang mempunyai sifat isotonis yaitu sediaan injeksi, mengapa pada sediaan injeksi harus bersifat isotonis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyuntikan larutan yang tidak isotonis ke dalam tubuh dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Bila larutan yang disuntikkan hipotonis (mempunyai tekanan osmosa yang lebih kecil) terhadap cairan tubuh, maka air akan diserap masuk ke dalam sel-sel tubuh yang akhirnya mengembang dan dapat pecah.

      Hapus
  2. Mengapa pada nilai akhir kesetaraan NaCl dinyatakan dalam bentuk desimal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Menurut ketentuan dan persyaratan umum farmakope indonesia nilai yang diamati atau dihitung harus dibulatkan ke angka desimal yang telah disepakati batasnya. angka-angka tersebut tidak boleh dibulatkan sampai perhitungan akhir untuk nilai yang dilaporkan. jika diperlukan pembulatan, pastikan hanya satu angka desimal terakhir.

      Hapus
  3. Kapan larutan bisa dikatakan sebagai larutan isotonik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ketika tekanan osmosis suatu larutan obat sama dengan tekanan osmosis pada cairan tubuh

      Hapus
  4. Apakah nilai faktor i pada rumus sudah memiliki ketetapan nilai, seperti yang terjadi pada NaCl yang mempunyai nilai faktor i nya 1,8 dikarenakan terdisosiasi menjadi 2 ion?

    BalasHapus
    Balasan
    1. asumsi harga nilai i:
      -nonelektrolit atau zat yang sedikit terdisosiasi (i=1,0)
      -zat yang tedisosiasi menjadi dua ion (i=1,8)
      -zat yang tedisosiasi menjadi tiga ion (i=2,6)
      -zat yang tedisosiasi menjadi empat ion (i=3,4)
      -zat yang tedisosiasi menjadi lima ion (i=4,2)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTK FARMASI_Menentukan Ukuran Kapsul, Menghitung Kebutuhan Pengenceran_ Rps 11

Tugas Farmakognosi RPS 7

Tugas Kimia Organik RPS 11